Beranda

Rakerprov KONI Jatim, Wujud Tekad Peningkatan Prestasi

AMBISI TINGGI: Capaian Satria Olahraga Jawa Timur pada SEA Games XXXI/2022 berbuah apresiasi berupa beasiswa. Raihan ini membuat KONI Jatim mengusung tekad peningkatan prestasi hingga pentas dunia. (Fajar Kristanto/Taktik.id)

Taktik.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mengusung tekad peningkatan prestasi atlet hingga level dunia. KONI Jatim ingin membawa dan menyumbangkan prestasi olahraga bumi jer basuki mawa bea kepada Indonesia dan menuju pentas dunia.

Tekad itu diusung melalui forum Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2022 bertema “Dari Jawa Timur untuk Indonesia Menuju Prestasi Dunia”. Acara ini ini dihadiri oleh KONI kabupaten/kota dan pengurus provinsi cabang olahraga. Sehingga dinilai ideal untuk membahas program kerja KONI Jatim, laporan keuangan, dan laporan kegiatan tahun 2021 dan perencanaan program tahun 2022.

“Rapat Kerja Provinsi KONI Jatim tahun 2022 lebih banyak menerima masukan program, terutama percepatan olahraga prestasi Jawa Timur dalam tahun 2022 serta persiapan Pra PON dan PON XXI/2024 yang digelar di Sumatera Utara- Nangroe Aceh Darussalam,” jelas Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil.

Pada kesempatan ini, Nabil juga menyampaikan perolehan medali Satria Olahraga Jawa Timur yang memperkuat kontingen Indonesia di SEA Games XXXI/2022. Total Satria Olahraga Jatim menyumbangkan 19 medali emas, 17 perak, dan 15 perunggu.

Sedangkan total perolehan medali Indonesia adalah 69 emas, 91 perak dan 81 perunggu, jadi total untuk sumbangan medali emas, atlet Jatim menyumbang sekitar 29 persen. “Prestasi ini semua tidak lepas dari perhatian dan dukungan dari Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) yang terus memberikan fasilitas dan apresiasi kepada olahraga Jawa Timur,” terangnya.

Capaian itu diganjar apresiasi beasiswa pendidikan kuliah untuk atlet dan pelatih yang meraih medali di SEA Games XXXI dari Gubernur Jatim. Tidak hanya untuk S1 saja, beasiswa juga diberikan bagi atlet dan pelatih yang ini melanjutkan studi ke S2 maupun S3.

“Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa tidak ingin ada atlet yang tidak selesai pendidikannya, minimal semua harus sudah S1. Untuk itu, sebagai apresiasi Ibu Gubernur memberikan apresiasi beasiswa pendidikan minimal sarjana,” jelas Nabil.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Pusat Suwarno turut memuji kontribusi Satria Olahraga Jawa Timur untuk Indonesia. “Terima kasih kontribusi ke Jatim dalam mengirim atlet di SEA Games. Atlet kita kemarin jumlahnya 496 dari Jatim ada 71, Jakarta 100, Jabar saya lupa. Tapi khusus Jatim dari 71 atlet bisa menyumbang 19 emas, 17 perak dan 15 perunggu dari catatan nasional 69 emas. Ini kontribusi cukup besar,” ungkapnya.

Selain itu, tidak kalah pentingnya dalam Rakerprov kali ini adalah pembahasan periodesasi Porprov yang biasanya dilaksanakan dua tahunan, karena adanya pandemi, maka Porprov VII Jawa Timur VII dilaksanakan tahun 2022. Semula, Porprov VII sedianya dihelat pada 2019 harus dilaksanakan pada 2022 (25 Juni-2 Juli). (fjr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top