Cerita

Andhika Ramadhani, Kiper Ketiga yang Jadi Pilihan Utama Persebaya

Andhika Ramadhani © Official Persebaya

Taktik.id – Nama Andhika Ramadhani belakangan menjadi perhatian pendukung Persebaya. Kiper 23 tahun tersebut menjadi pujaan baru Bonek Mania berkat aksinya di bawah mistar gawang.

Andhika Ramadhani merupakan salah satu andalan di sektor kiper Persebaya. Dari 20 kali pertandingan yang dilalui tim Kota Pahlawan, dia 13 kali dipercaya menjadi tembok terakhir pertahanan.

Andhika Ramadhani merupakan pemain dengan menit bermain paling banyak di sektor penjaga gawang Persebaya. Dia nyaris tidak tergantikan sejak diturunkan pertama kali melawan PSIS Semarang pada pekan ke-6 Liga 1 2021/2022.

Dia hanya dua kali dicadangkan setelah debutnya melawan PSIS Semarang. Yaitu ketika Persebaya menghadapi Madura United dan Persib Bandung pada pekan 12 dan 16.

Jebolan Klub Internal

Andhika Ramadhani sebelumnya tidak begitu dikenal publik. Dia merupakan pemain jebolan klub internal Persebaya yang mendapat kesempatan untuk mencoba peruntungan di tim senior.

Bahkan, saat memperkuat Persebaya U-20 pada EPA U-20 2019, dia lebih sering menjadi pilihan kedua dengan kehadiran Ernando Sutaryadi dalam skuad binaan Uston Nawawi tersebut.

Di tim senior, Andhika juga diproyeksikan sebagai kiper ketiga setelah Satria Tama dan Ernando Sutaryadi. Belakangan, Satria Tama cedera dan Persebaya kemudian merekrut David Ariyanto.

Pekan Keenam

Andhika Ramadhani © Official Persebaya

Sejak kompetisi bergulir, Persebaya selalu memasang Ernando Sutaryadi sebagai kiper utama. Andhika terus menjadi pemanas bangku cadangan hingga Liga 1 bergulir lima pekan.

Kesempatannya untuk tampil akhirnya datang di pekan ke-6. Kala itu, Ernando harus absen karena dipanggil Timnas Indonesia, David Aryanto bergantian mengisi bangku cadangan.

Andhika sebenarnya mengawali debutnya dengan hasil yang kurang bagus. Tiga gol bersarang di gawangnya dan Persebaya harus menyerah kepada PSIS dengan skor 2-3.

Clean Sheet Pertama

Andhika Ramadhani © LIB

Namun, Andhika masih terus mendapat kepercayaan. Pada laga berikutnya melawan Persipura dia hanya kemasukan satu gol dan Persebaya bisa menang dengan kedudukan 1-3.

Setelah itu, posisi Andhika tak pernah tergantikan. Dia bahkan mampu mencatatkan clean sheet pertamanya pada pekan ke-9, Persebaya menang 1-0 atas Persija waktu itu.

Secara keseluruhan, hingga pekan ke-20, Andhika sudah mencatatkan 5 kali nirbobol. Selain melawan Persija, dia tak kemasukan pada laga kontra Persiraja, Persita, Persik dan Barito Putera.

Seiring dengan performa apiknya, Andhika berpotensi untuk terus menjadi pilihan utama Persebaya. Apalagi Ernando Sutaryadi lebih sering bersama Timnas Indonesia dan Satria Tama fokus pemulihan.

(ryn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top