Sport

Jatim Tertikung Menit Akhir, Merosot Peringkat Ketiga

Ketua Umum KONI Jawa Timur Erlangga Satriagung. (KONI Jawa Timur)

Taktik.id – Jawa Timur gagal memenuhi target yang diusung pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua. Tak hanya gagal meraih target juara umum, Jatim juga belum dapat memenuhi target perolehan medali emas. Dengan raihan 110 medali emas, 89 medali perak, dan 87 medali perunggu, Jatim harus puas finish di peringkat tiga klasemen akhir perolehan medali.

Perjuangan kontingen Jatim mempertahankan peringkat kedua tidak berbuah manis. Bahkan terasa menyakitkan. Pasalnya, setelah mengetahui perolehan medali emas Jawa Barat tak dapat dikejar, maka Jatim fokus mengakhiri PON Papua di peringkat kedua. Mereka berusaha menjauh dari kejaran DKI Jakarta yang menguntit di peringkat ketiga.

Hanya saja, pada (14/10) malam, dengan tambahan 10 emas, 4 perak dan 4 perunggu Jakarta yang awalnya berada diposisi ketiga merangkak naik. Kontingen tim ibukota berada diurutan kedua dengan total medali 301 yakni 110 emas, 91 prak dan 100 perunggu. Lalu, Jabar yang menjadi juara umum mengumpulkan 354 medali dengan rincian 133 emas, 105 perak dan 116 perunggu.

Sedangkan Jatim mengumpulkan 110 emas, 89 perak dan 88 perunggu dengan total 287 medali. Diposisi keempat ada tuan rumah Papua dengan total 261 medali yakni 93 emas, 66 perak dan 102 perunggu. Diurutan kelima ada Bali. Pulau Dewata ini mengumpulkan 107 medali yakni 28 emas, 25 perak dan 54 perunggu.

Meski gagal meraih target di PON XX/2021 Papua, Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung mengucapkan terima kasih atas capaian para atlet. Dia mengaku bangga karena atlet-atlet Jatim masih menorehkan prestasi meskipun dengan segala keterbatasan. Tercatat, kontingen Jatim berhasil menjadi juara umum di 10 cabang olahraga. Di antaranya, tenis lapangan, panahan, wushu, panjat tebing, selam, gulat, dan aeromodelling.

“Yang mengejutkan ada sejumlah cabor yang terjun bebas (dalam mengumpulkan medali emas). Kami masih belum tahu penyebabnya. Bahkan ada cabor yang biasanya konsisten dari PON ke PON, misalnya senam yang biasanya mendapatkan 7-9 emas, sekarang hanya dapat 3 emas. Itupun dengan susah payah,” kata Erlangga kepada wartawan di Jayapura.

Bicara target, sebenarnya kontingen Jatim membidik 120 medali emas di PON XX 2021 Papua. Tapi faktanya, pahlawan olahraga Jatim hanya mampu mengumpulkan 110 medali emas. Bahkan Jatim harus puas berada di peringkat 3 di bawah kontingen DKI Jakarta setelah kalah dalam perolehan medali perak dan perunggu. “3 Provinsi besar (Jabar, Jatim dan DKI), semuanya tidak mencapai target medali emas. Jabar itu targetnya sekitar 160-an medali emas,” papar Erlangga. (fjr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top