Sport

Jabar Dekati Juara Umum, Jatim Usung Tekad Mengejar

Ketua Umum KONI Jawa Timur Erlangga Satriagung (duduk depan kanan) dan Ketua Harian KONI Jatim M. Nabil (duduk depan dua dari kanan) berfoto bersama sejumlah awak media pagi ini. Jatim optimistis mendapat tambahan perolehan medali dari sejumlah cabor yang memainkan nomor-nomor final hari ini. (KONI Jawa Timur)

Taktik.id – Upaya Jawa Timur mengejar perolehan medali Jawa Barat di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 cukup berat. Perolehan medali emas Jabar sudah tak bisa dikejar. Alhasil, gelar juara umum PON XX bakal jatuh ke kontingen Jabar.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menggunggah informasi hanya butuh tiga medali untuk mengunci gelar juara umum dua kali beruntun. Sebelumnya ketika menjadi tuan rumah PON XIX/2016, Jabar sukses menjadi juara umum dengan meraih 217 keping medali emas, 157 perak, dan 157 perunggu.

Nah, hingga Rabu (13/10) malam, perolehan medali Jabar telah mencapai 125 medali emas, 97 perak dan 111 perunggu. Jauh meninggalkan Jatim yang mendulang 106 emas, 86 perak dan 78 perunggu. Alhasil, Jatim unggul 19 emas dari Jabar. Bahkan, posisi Jatim di peringkat kedua terancam oleh DKI Jakarta. Kontingen Ibukota tersebut hanya tertinggal 7 emas dengan Jatim. Rinciannya, 99 medali emas, 87 perak dan 96 perunggu.

Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim M. Nabil mengatakan pihaknya tetap bersyukur dengan capaian sementara para atlet saat ini. Apalagi persiapan menuju PON XX terganggu karena adanya pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia.

“Kami bersyukur dengan persiapan seperti yang kita rasakan bersama kemarin di Surabaya dan Jatim, bahwa kita masih bisa memberikan hasil yang maksimal. Kita waktu itu terjadi ke khawatiran karena (intensitas) latihan jelas-jelas sudah terkurangi. Dan, kami kesulitan mengukur kekuatan lawan. Karena tidak ada even di semua cabor,” ungkap Nabil ketika ditemui pagi tadi (14/10).

“Kami masih berpedoman kepada Pra PON, dimana separo dari cabor (ikut PON) juara umum. Tetapi, antara Pra PON dengan PON ini kan menjadi dua tahun akhirnya. Nah, dua tahun itu susah untuk melakukan identifikasi dan mengkonfirmasi kekuatan-kekuatan (daerah) lain. Kecuali kalau sesama rekan atlet yang berada di Pelatnas. Itupun jumlahnya sangat minim,” tambahnya.

Kendati demikian, aliran tambahan medali emas bagi kontingen Jatim diharapkan datang dari empat cabang olahraga yang mempertandingkan nomor-nomor final hari ini (14/10). Diantaranya dari cabor atletik, renang, loncat indah dan selam. “Akan kami perkuat (tekad) di injury time ini. Mudah-mudahan ada tambahan emas lagi bagi Jatim. Ada di renang dan loncat indah, selam, atletik masih banyak (emas). Masih menjadi harapan kita menambah emas,” tegas Nabil. (fjr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top