Sport

Rudy Keltjes Pertahankan Winning Team Lawan Kaltim

Pelatih tim sepakbola Jawa Timur Rudy William Keltjes (kiri) memberikan instruksi kepada para pemain pada sesi latihan beberapa waktu lalu. Jatim akan melawan Kalimantan Timur pada laga pertama babak enam besar di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, sore ini. (KONI Jawa Timur)

Taktik.id – Tidak akan ada perubahan komposisi di skuad cabang olahraga (cabor) sepakbola Jawa Timur saat melakoni laga pertamanya di grup D babak enam besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua. Jatim akan menghadapi Kalimantan Timur di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, sore ini.

Jatim sendiri melaju ke babak enam besar setelah menyapu bersih tiga kemenangan babak penyisihan dengan mencetak delapan gol, dan tidak kebobolan sama sekali. Keperkasaan mereka bakal diuji oleh Kaltim. Sebab, Kaltim memenangi laga perdana babak enam besar atas Jawa Barat dengan skor 1-0.

Berstatus sebagai penantang serius bagi Jatim, saat ini posisi Kaltim menjadi yang terdepan untuk dapat melaju ke babak berikutnya. Pasalnya, mereka hanya butuh hasil imbang untuk memastikan langkah di semifinal.

Meski begitu, Jatim yang belum bertanding, sama sekali tidak keder. Sebab, kondisi skuad Jatim yang bugar lebih diuntungkan. Mereka punya waktu recovery selama empat hari. “Biarkan mereka (Kaltim) mau menang 1-0, 3-0, bahkan 10-0 sekali pun, saya nggak ada urusan. Yang pasti siapa pun yang melawan Jatim, mereka akan kesulitan,” kata pelatih tim sepakbola Jatim Rudy William Keltjes.

Legenda Persebaya Surabaya tersebut tidak menampik hal itu jadi keuntungan untuk Jatim. Maklum, Kaltim sudah memainkan tiga laga dalam enam hari terakhir. “Paling tidak kondisi fisik anak-anak ini jadi jauh lebih bagus dan fit,” kata Rudy.

Dia memastikan tidak akan melakukan rotasi. Beberapa pemain kunci tetap dimainkan. Seperti kiper Dicki Agung dan striker M. Faisol Yunus. Dicki merupakan kunci gawang Jatim yang masih perawan. Sementara Faisol sudah mencetak tiga gol dari tiga laga. “Anak-anak dalam kondisi yang sangat siap. Semua bisa dimainkan. Tidak ada yang absen,” ungkap pelatih asli Situbondo tersebut.

Meski begitu, Rudy tetap harus piawai meramu komposisi tim untuk menjaga kondisi pemain. Sebab, setelah melawan Kaltim, dua hari berikutnya (10/10) mereka langsung menghadapi Jabar. “Jeda melawan Jabar hanya dua hari. Jadi kami harus menyiasati agar pemain tidak kelelahan. Karena ini adalah momen-momen krusial,” pungkas pelatih 69 tahun tersebut. (fjr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top