Sport

Selam Jatim Digdaya di PON 2021

Para atlet selam menahbiskan diri sebagai juara umum selam nomor kolam berfoto bersama Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung dan Ketua Umum POSSI Jatim Mirza Muttaqien di Arena Akuatik Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura Kamis (7/10). (KONI Jawa Timur)

Taktik.id – Para atlet cabang olahraga (cabor) selam Jawa Timur berhasil memboyong 12 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua. Raihan itu menjadikan Jatim sebagai juara umum cabor selam. Prestasi tersebut juga ditambah keberhasilan para atlet memecahkan empat rekor nasional.

Janis Rosalita Suprianto dan kawan-kawan mendominasi nomor kolam dengan perolehan medali 12 emas 4 perak dan 3 perunggu. Torehan ini membuat selam Jatim melampaui pencapaian di PON XIX/2016 Jawa Barat. Kala itu Jatim menjadi juara umum selam dengan perolehan 11 emas, 10 perak, dan 6 perunggu.

Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung mengatakan, target emas di nomor kolam memang cukup banyak dan bisa direalisasikan oleh para atlet. “Bagus, target kita di selam cukup banyak dan peluang untuk menambah emas masih terbuka dinomor laut,” katanya saat ditemui di lokasi lomba di Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Harapan, Kabupaten Papua, Kamis (7/10).

Sementara itu, Mirza Muttaqien, Ketua Pengprov POSSI Jatim, mengaku lega karena mampu memenuhi target 12 emas dari KONI. Da berharap atlet yang turun di nomor laut bisa menambah perolehan medali emas bagi Jatim. “InsyaAllah kami bisa menambah emas lagi. Sebab masih ada nomor laut yang belum dipertandingkan,” ucapnya ketika ditemui ditempat yang sama.

Tim selam Jatim langsung tancap gas sejak hari pertama lomba (5/10) kemarin. Mereka memborong empat emas melalui Bima Dea Sakti Antono (400 meter surface putra), Vania Elvira Elent Rahmadani (400 meter surface putri), Petrol Apostle Kambey (100 meter surface putra), dan Janis Rosalita Suprianto (100 meter surface putri).

Perolehan emas Jatim menyusut di hari kedua. Hanya menambah tiga emas melalui Janis (200 meter surface putri), Wahyu Anggoro (50 meter surface putra), dan Angeline Soegianto (50 meter surface putri). Jatim menggebrak pada hari terakhir. Dari enam emas yang diperebutkan, tim selam Jatim meraih lima emas.

Bima Dea merebut emas keduanya di PON Papua. Atlet asal Malang ini berjaya di nomor 800 meter surface putra. Ia mencatat waktu 6 menit 59,12 detik. Sheva Bima Firmansyah (DKI Jakarta) dan Okta Dewa (Jawa Barat) merebut perak dan perunggu. Kemudian Andhini Muthia Maulina merajai nomor 800 meter surface putri. Atlet 13 tahun ini mencatat waktu 7 menit 25,95 detik. Andhini mengungguli Oza Feby Mulyani (Jawa Barat) dan Amartya Latifa (Banten).

Peselam senior Petrol Apostle Kambey juga mendapatkan emas kedua di PON Papua. Petrol juaga di nomor 50 meter apnea putra dengan catatan waktu 13,55 detik. Sementara I Kade Darmawan (Jawa Barat) dan M. Zidan Arrif Billah (Jateng) di posisi dua dan tiga.

Kemudian pada nomor 50 meter apnea putri juga menjadi milik Jatim. Angeline Soegianto yang tampil memesona dengan catatan waktu 18,10 detik. Menurut data panitia, Margareta Herawati (Papua) juga mengukir waktu yang sama. Sehingga keduanya berbagi emas di nomor ini.

Medali emas di nomor 4×100 bifin relay putri menyempurnakan perolehan tim selam Jatim di PON Papua. Tim Jatim yang diperkuat Nafa Amadea, Janis, Fachriza Rosyadi, dan Nadia Kusumawardani, mencatat waktu 3 menit 25,03 detik. Unggul dua detik dari tim DKI Jakarta, dan empat detik dari tim Jawa Barat. Sementara tim Jatim hanya meraih perak di nomor 4×100 bifin relay putra. (fjr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top