Sport

Gubernur Khofifah Semangati Kontingen Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan dukungan langsung kepada para atlet Jatim yang berlaga di PON XX/2021 Papua. Khofifah menjanjikan bonus kepada kontingen Jatim yang dianggarkan pada APBD 2022 mendatang. (KONI Jawa Timur)

Taktik.id – Jawa Timur masih terus berjuang mengejar ketertinggalan perolehan medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua. Hingga (5/10) pagi WIB, Jatim masih bertengger di peringkat empat. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan dukungan dan motivasi kepada para atlet.

Dilansir dari situs resmi PON Papua 2021, Jatim baru mengoleksi total 67 medali. Dengan rincian 22 emas, 25 perak, dan 20 perunggu. Dibawahnya ada Jawa Tengah dengan raihan total 51 medali yang terdiri dari 10 emas, 20 perak, dan 21 perunggu.

Sedangkan DKI Jakarta memuncaki klasemen PON Papua 2021 dengan total raihan 94 medali. Rinciannya adalah 38 emas, 25 perak, dan 31 perunggu. Tuan rumah Papua menyusul di peringkat kedua dengan raihan 81 medali. Papua sejauh ini mengoleksi 32 emas, 15 perak, dan 34 perunggu. Adapun Jawa Barat mengumpulkan 90 medali yang terdiri dari 29 emas, 26 perak, dan 35 perunggu.

Melihat perolehan klasemen medali tersebut, Khofifah memompa semangat atlet yang tengah berjuang di Papua. Dia tetap optimistis Jatim bisa membawa pulang gelar juara umum PON XX/2021 Papua. “Sejauh ini penghasil emas potensial di Indonesia ada di Freeport, Timika, Papua dan Kabupaten Gresik. Jadi, bawalah (medali) emas sebanyak-banyaknya bagi masyarakat Jatim,” tegas gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Bentuk semangat yang digelorakan Khofifah juga berupa pemberian bonus mentas kepada atlet yang berhasil merebut medali emas. Selain itu, dia juga menjanjikan para atlet peraih medali akan mendapat bonus. Namun, nilainya masih belum disebutkan.

Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung menyebut bahwa bonus tersebut akan diberikan kepada para atlet yang meraih medali emas. Nilainya Rp 30 juta. “Bonus mentas Rp 30 juta itu untuk yang perorangan, yang emas perorangan. Kalau dua sampai tiga orang itu Rp 20 juta. Kalau empat sampai enam orang pemainnya itu 15 juta per orang. Kalau yang lebih dari enam, nilainya Rp 10 juta per orang,” terangnya.

Sementara itu terkait bonus apresiasi perjuangan para atlet, akan dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022. Menurut Khofifah, bonus para atlet Jatim dianggarkan pada APBD 2022 karena Kebijakan Umum APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD 2022 akan segera dibahas di DPRD Jatim.

“Nanti yang tetkait dengan medali, Insya Allah kita akan lakukan di APBD 2022. Jadi saya belum bisa menyampaikan, tetapi kami sudah melakukan exercise,” kata Khofifah. “Jadi yang sekarang ini bonus mentas. Artinya di lapangan. Tapi nanti bonus medali, apresiasi dari mereka yang sudah berjuang luar biasa, itu Insya Allah kita sampaikan di APBD 2022,” tandasnya.

Di sisi lain, hari ini akan ada 55 laga dari 8 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Yakni bulu tangkis, sepak bola, softball, sepak takraw, bola voli indoor, bola voli pasir, bola basket 5×5, dan panjat tebing. (fjr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top