Sport

Ada Peran Jagoan Selam Dunia, Jatim Bertekad Pertahankan Dominasi di PON Papua

Pelatih kepala selam Jawa Timur Nurul Ansori (kiri) bersama Janis Rosalita Supriyanto dan Ketua Umum KONI Jawa Timur Erlangga Satriagung. (Humas KONI Jawa Timur)

Taktik.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua tinggal menghitung bulan. Multi-event olahraga terakbar di Indonesia tersebut akan berlangsung Oktober 2021 mendatang. Tim selam Jawa Timur (Jatim) yang membidik juara umum melakukan persiapan akhir dengan menggelar training centre (TC) ke luar negeri.

Ada dua negara yang menjadi tujuan, yakni Tiongkok dan Rusia. Janis Rosalita Supriyanto dan kawan-kawan akan berangke ke luar negeri pada pertengahan Juli nanti. Mereka akan menjalani pemusatan latihan di sana hingga Agustus atau September mendatang. Tak tanggung-tanggung, para peselam Jatim akan mendapat suntikan ilmu dari jagoan selam dunia.

Pelatih kepala selam Jatim Nurul Ansori menyebutkan jika persiapan menyongsong PON Papua sudah masuk ke tahap akhir. Karena itu, dia berencana melakoni TC ke luar negeri agar kemampuan anak asuhnya semakin matang. “Karena kami sudah mendekati finalisasi (persiapan) ke PON, kami akan TC ke luar negeri,” katanya.

Program TC ke luar negeri nantinya untuk peselam nomor kolam yang dibagi menjadi dua kelompok. Dimana untuk nomor monofin berlatih di Rusia. Mereka bakal dipoles jagoan selam dunia bernama Pavel Kabanov. Kiprah Kabanov tak perlu diragukan lagi. Peselam 36 tahun tersebut beberapa kali menyabet medali emas kejuaraan dunia. Bahkan, dia menorehkan sejumlah rekor, salah satunya Men’s Apnoea 50m pada ajang 9th The World Games Cali 2013.

Sementara untuk atlet dari disiplin bifin akan berangkat ke Tiongkok. Mereka akan dibesut oleh Cheng Bin, pelatih yang sudah menjadi langganan Jatim dalam dua dekade terakhir. Kerja sama mereka terjalin sejak tahun 2000. Hasil dari polesan Cheng Bin sendiri membawa Jatim merajai PON XIX/2016 Jawa Barat. Kala itu, para atlet selam Jatim berhasil mendapatkan predikat juara umum dengan perolehan sebelas medali emas.

“Kami memecah nomor kolam menjadi dua kelompok sesuai dengan kompetensi pelatih masing-masing nomor itu. Kabanov sangat kuat di nomor jarak pendek,” beber Ansori.

Lebih lanjut Ansori menyebutkan untuk atlet yang akan turun di nomor laut, mereka menjalani pemusatan latihan jangka panjang di Pantai Pasir Putih di Situbondo. Mereka akan menjalani latihan selama dua bulan di sana. Lalu, sekitar September nanti, atau sebulan sebelum pelaksanaan PON, mereka diberangkatkan ke Papua. “Sebab perlu adaptasi terhadap alam dan lingkungan lebih lama. Makanya kami berangkat lebih awal ke sana,” jelasnya.

Ansori menegaskan juara umum di cabor selam adalah target besar yang menjadi buruan Jatim pada PON mendatang. Tim selam Jatim ingin mempertahankan gelar yang sudah mereka dapat di Jabar pada PON edisi sebelumnya. “Kami akan berusaha keras untuk merealisasikan target itu di PON nanti,” pungkas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim ini. (fjr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top