Sport

Lindungi Atlet, KONI Jatim Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung (kiri) bersama Asisten Deputi Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur Andrey J Tuamelly usai penandatanganan MoU untuk memberikan jaminan bagi para atlet yang tergabung dalam Puslatda. (Humas KONI Jatim)

Taktik.id – Masa aktif seorang atlet relatif cukup singkat. Tak sedikit risiko yang terjadi dalam aktifitas sebagai atlet hingga dapat berdampak pada ancaman pensiun dini. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur berkomitmen penuh dalam dukungan kepada para atlet. Dukungan ini terwujud dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Jawa Timur.

Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung mengatakan, penandatanganan MoU bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan bagi para atlet yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda). Penandatanganan MoU tersebut dilakukan di Gedung KONI Jatim, Surabaya, Jumat (28/5).

Dengan adanya jaminan ini, diharapkan atlet lebih merasa nyaman karena apabila ada kecelakaan kerja yang tidak diinginkan semua biaya perawatan akan ditanggung semua oleh BPJS. “Kita beri perlindungan bagi atlet, karena mereka pahlawan olahraga kita. Kita paham bahwa dalam menjalankan profesinya perlu ada perlindungan,” ujar Erlangga usai acara.

Mantan atlet aeromodelling Jatim itu membeberkan jika jaminan ini diberikan khusus untuk seluruh atlet, pelatih, dan mekanik yang tergabung dalam Puslatda. Di mana, biaya premi seluruhnya akan ditanggung oleh KONI Jatim. “Nantinya, kecelakaan model apapun dapat dicover oleh BPJS. Kami mengharapkan ini dapat membuat atlet nyaman dan merasa aman ketika negara hadir memberi perlindungan saat dia (atlet) menjalankan profesinya dengan berbagai risiko,” terang Erlangga.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur Andrey J Tuamelly menyambut baik inisiatif KONI Jatim yang melindungi aset pahlawan di bidang olahraga. Terjun di bidang olahraga bukan yang pertama bagi BPJS Ketenagakerjaan. Sebelumnya, mereka mendukung tim Indonesia berjuang di pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018 lalu.

BPJS Ketenagakerjaan memiliki hak melindungi para atlet dengan 2 progam. Yaitu program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Andrey menjelaskan, apabila atlet mengalami kecelakaan dalam proses latihan sejak mulai berangkat dari mess atau rumah ke tempat latihan sampai pulang latihan akan ditanggung penuh oleh BPJS sampai sembuh. “Bahkan sampai ada cacat dan lain-lain itu dilindungi, termasuk kematian kecelakaan kerja, termasuk biaya trasportasi laut darat udara semua ditanggung,” tegasnya. (fjr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top