Features

Aryn Williams, Burnley FC dan Persebaya

Taktik.id – Gelandang asal Australia, Aryn Glen Williams menjadi idola baru pendukung Persebaya. Performanya sebagai gelandang jangkar tak jarang membuat Bonek berdecak kagum.

Aryn Williams didatangkan Persebaya pada putaran kedua Liga 1 2019 menggantikan Manuchekhr Dzhalilov. Karena penampilan apiknya, pada musim 2020 dia kembali disodori kontrak.

Lantas, bagaimana perjalanan karir Aryn Williams hingga bisa bermain di Indonesia. Simak ulasan berikut.

Memulai Karir di Inggris

Aryn Williams terbilang punya kesempatan istimewa, dia bisa menimba ilmu sepak bola di Inggris, negara yang menyebut dirinya sebagai rumah sepak bola.

Aryn mendapat kesempatan bergabung dengan Burnley FC junior pada tahun 2009. Tetapi, dia baru benar-benar berseragam The Clarets pada musim 2010 setelah meneken kontrak berdurasi tiga tahun.

Aryn merasa cukup beruntung bisa mendapat kesempatan bergabung dengan tim yang saat ini berlaga di Divisi Championship tersebut. Sebab, dia bisa banyak belajar di sana.

“Saya belajar banyak tentang bagaimana menjadi pemain sepakbola profesional,” kata Aryn Williams.

Berbagai prestasi juga berhasil diraih bersama klub tersebut. Termasuk kesempatan berlaga pada kompetisi yang cukup bergensi yakni di Piala FA kelompok usia.

Sehingga, Aryn mengaku berhutang budi pada klub yang bermarkas di Turf Moor Stadium tersebut.

Setelah dari Inggris, Aryn Williams mencoba peruntungan di sejumlah klub. Salah satunya bergabung dengan klub Liga India, Neroca FC sekaligus menjadi pengalaman pertamanya di Asia.

Gabung Persebaya

Aryn Williams © Persebaya.id

Setelah dari Neroca FC, Aryn kemudian bermain di Indonesia. Dia memilih Persebaya sebagai pelabuhan pertamanya.

Sebenarnya, Aryn sudah lama mendengar nama Indonesia, jauh sebelum dia melanglang buana di Negara Eropa. Itu tidak lepas dari peran ayahnya, Eric Williams.

Eric yang merupakan pelatih sepakbola, pernah menukangi klub Indonesia, PSMS Medan dan Perseman Manokwari. Eric membuat Aryn mengenal bumi Nusantara.

Selain ayahnya, Robbie Gaspar juga mengenalkannya kepada sepak bola Indonesia. Mantan pemain Persib itu merupakan teman dekat Aryn Williams.

Dan, ketika dia datang ke Indonesia untuk bergabung dengan Persebaya, dia langsung jatuh cinta. Terutama dengan pendukung tim Kota Pahlawan, Bonek Mania.

“Saya benar-benar bahagia dan bersemangat,” tandas gelandang 26 tahun tersebut.(ryn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top