Indonesia

Keren, Otavio Dutra Sudah Hafal Pancasila dan Indonesia Raya Sejak 2011

Bek Persebaya Otavio Dutra bersama Menpora Imam Nahrawi dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. (dok Hetifah Sjaifudian)

JAKARTA – Proses bek Persebaya Surabaya Otavio Dutra menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tinggal selangkah lagi. Kecintaanya terhadap Indonesia membuatnya sudah hafal betul Pancasila dan lagu Indonesia Raya sejak 2011.

Otavio Dutra mengantongi rekomendasi setelah mendapatkan persetujuan dari Komisi X DPR RI. Dia tinggal diambil sumpah di Kemenkumham. Sebelumnya, Kemenpora dan Otavio Dutra melakukan rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Jakarta, Rabu (24/7) malam.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Menpora Imam Nahrawi bersama jajarannya. Raker dipimpin oleh Ketua Komisi X DPR Djoko Udjianto. Agendanya adalah sebagai tindak lanjut permohonan rekomendasi WNI Dutra.

Otavio Dutra sempat dites untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tanpa ragu dan canggung, pemain 36 tahun itu mampu menyanyikannya dengan lantang. Dutra mengaku tak butuh waktu lama menghafal lagu Indonesia Raya. Dia sudah menyanyikannya sejak 2011.

“Cepat. Waktu saya datang ke sini saya bisa bahasa Indonesia. Saya datang November 2010. Waktu 2011 setiap pertandingan ada lagu Indonesia Raya, jadi Februari bisa nyanyi, saya sudah mulai belajar dari sana dan hafal Pancasila,” aku Otavio Dutra yang sempat meneteskan air mata ketika mengumandangkan lagu Indonesia Raya.

Sejak berkarier di Indonesia, Dutra sempat membela sejumlah klub seperti Bhayangkara FC dan Persipura. Total pemain kelahiran Brasil itu sudah mencetak 38 gol.

Sementara itu Ketua Komisi X DPR Djoko Udjianto mengungkapkan bahwa dia telah memberikan persetujuan WNI. Menurutnya eks bek Bhayangkara FC itu sudah tidak lagi 90 persen tapi 100 persen menjadi WNI.

“Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada yang bersangkutan Kami berikan rekomendasi dari Komisi X untuk segera bisa ditindaklanjuti bersama rekomendasi dari Komisi III untuk disampaikan ke Kemenkumham dan mendapatkan warga negara Indonesia secara penuh,” kata Djoko.

Penulis : Fajar Kristanto
Editor : Fajar Kristanto
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top