Dunia

Perjalanan Karir Emiliano Sala sebelum Jadi Korban Pesawat Jatuh

Taktik.id – Penyerang anyar Cardiff City, Emiliano Sala menjadi korban pesawat jatuh dalam penerbangan dari Nantes, Prancis menuju Wales, Inggris. Sala hendak kembali ke Cardiff setelah berpamitan dengan klub lamanya, Nantes.

Emiliano Sala didatangkan oleh Cardiff City untuk mempertajam lini serang dalam menghadapi persaingan di Liga Primier Inggris. Namun belum sekalipun membela The Bluebirds, Sala dikabarkan menjadi korban pesawat jatuh.

Emiliano Sala © twitter

”Kami sangat terkejut mendengar berita bahwa pesawat itu hilang. Kami mengharapkan Emiliano tiba semalam ke Cardiff dan hari ini adalah hari pertamanya bersama tim,” jelas Direktur Eksekutif & CEO Cardiff City, Ken Choo dalam keterangan tertulisnya.

Sala didatangkan Cardiff City dari Nantes, tim Liga Prancis dengan mahar yang cukup fantastis yakni sekitar 17 juta Uero. Bahkan pembelian penyerang asal Argentina tersebut menjadi rekrutan termahal dalam sejarah klub.

Sala mendapat kontrak selama tiga setengah musim dari Cardiff City untuk kemudian memperjuangkan klub yang berdiri pada tahun 1899 itu dari jurang degradasi.

Perjalanan Karir Emiliano Sala

Emiliano Sala adalah penyerang kelahiran Santa Fe, Argentina. Ia bergabung dengan akademi San Fransisco di Cordoba sejak kecil. Pada usia 20 tahun, ia kemudian direkrut oleh klub asal Pramcis, Bordeaux.

Karir Sala bersama Bordeaux tidak terlalu cemerlang, bahkan ia sempat menjalani peminjaman ke beberapa klub divisi dua dan tiga Liga Prancis, seperti Caen, Niort dan Orleans. Dan pada musim 2015, Sala kemudian dijual ke Nantes oleh Bordeaux.

Di Nantes, Sala mulai menemukan permainan terbaiknya, pada musim 2016/2017, ia berhasil mencetak 9 gol. Catatan apik tersebut berlanjut pada musim musim 2017/2018 degan mengemas total 14 gol.

Emiliano Sala © twitter

Pada musim 2018/2019, Sala sempat mandul di bawah asuhan Miguel Cardoso. Namun setelah Nantes menunjuk Vahid Halilhodzic sebagai pelatih. Sala kembali moncer dan mencetak total 12 gol hingga paruh musim.

Ketajaman Sala di bawah asuhan Vahid inilah yang kemudian membuat Cardiff City tertarik memboyongnya ke Liga Primier Inggris. Cardiff harus bersaing dengan Liecester Ciry dan Everton untuk mendapatkan jasa penyerang 28 tahun tersebut.

Hilang dalam Penerbangan Menuju Cardiff

Setelah resmi diumumkan sebagai rekrutan anyar Cardiff, Sala sempat kembali ke Nantes untuk berpamitan, bahkan dalam akun twitternya ia sempat mengucapkan salam perpisahan dengan mantan rekan setimnya.

Namun dalam penerbangan menuju Cardiff, pesawat jet yang ditumpangi Sala hilang kontak dengan radar. Koordinat terakhir pesawat berada di sebelah utara laut Ardenet tepatya di sekitar Les Casquest.

Belum diketahui pasti penyebab hilangnya pesawat tersebut. Namun sebelum terbang Sala sempat mengirim pesan suara kepada rekannya yang menggambarkan kondisi pesawat sebelum lepas landas.

Emiliano Sala © twitter

”Halo, bagaimana kabarmu? Saya sangat lelah di Nanteskarena melakukan banyak hal. Saya sekarang di pesawat yang tampaknya dalam keadaan berantakan. Saya akan pergi ke Cardiff dan akan segera berlatih bersama tim baru,” kata Sala seperti dikutip dari Daily Mail.

”Jika kamu tidak mendengar kabar dari saya dalam satu jam ke depan, saya tidak tahu apakah mereka akan mengirim orang untuk menemukan saya. Saya mulai ketakutan sekarang,” imbuh Sala.

Seperti yang diungkapkan Sala dalam pesan suara, setelah satu jam pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Nantes Atlantique, kemudian terdengar kabar bahwa pesawat tersebut hilang kontak dan dinyatakan hilang.(ryn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top